Skip ke Konten
wabulsawifestival
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Pendaftaran
  • Event
  • +62 822-2022-5230
  • Sign in
  • Hubungi Kami
wabulsawifestival
      • Beranda
      • Tentang Kami
      • Pendaftaran
      • Event
    • +62 822-2022-5230
    • Sign in
    • Hubungi Kami

    Ketika Nissa Rengganis Kembali sebagai Penyair di MTN Sastra x Wabul Sawi Festival

  • Semua Blog
  • Berita
  • Ketika Nissa Rengganis Kembali sebagai Penyair di MTN Sastra x Wabul Sawi Festival
  • 15 Agustus 2026 oleh
    Wabul Sawi Festival
    | Belum ada komentar


    Sebuah bendera hanyut dalam mimpiku

    Warnanya luntur di sela telaga

    Mengaduk-aduk ingatan yang urung kujaga

    Kaulah yang berlayar ke tepi kemerdekaan itu!

    Kehadiran Nissa Rengganis dalam MTN Lab Residensi & Workshop Sastra x Wabul Sawi Festival yang digelar di Balairung Sari, Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (6/8/2026), tidak hanya kapasitasnya sebagai Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, tetapi juga sebagai seorang penyair.

    Menariknya, Nissa berkolaborasi dalam pertunjukan musikalisasi puisi bersama para seniman Kalsel, yaitu Buzack (panting) dan Novyandi Saputra (sarantam). Kolaborasi mereka diberi nama BuNiNo (akronim dari Buzack, Nissa, dan Novyandi). Penampilan ini turut didukung oleh Anang yang memainkan alat musik pukul tarbang serta Wahyu yang meniup suling.

    Penampilan Nissa dan grupnya ini sebenarnya berlangsung secara mendadak. "Kami sama sekali tidak latihan," ucap Nissa di atas panggung sebelum memulai pertunjukan. "Kami mendadak diminta untuk tampil membawakan musikalisasi puisi. Namun, saya percaya para seniman yang mengiringi pembacaan puisi saya ini sudah sangat ahli," ujar Nissa, yang pernah meraih Anugerah Hari Puisi Indonesia 2015 melalui buku puisinya Manuskrip Sepi.

    Puisi berjudul "Sebuah Bendera" karya Hudan Nur, penyair asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjadi pertunjukan pertama yang dibawakan BuNiNo. Pemilihan puisi ini terasa sangat pas mengingat momentumnya menjelang perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

    Kucium bendera itu

    Aromanya luntur dilibas musim yang dikendalikan orang-orangan negeri

    Kucari bilur merah-putih ke dalam kamu yang haus mencari

    Kubuka album warna yang entah menyimpang ke mana

    Meski tanpa persiapan maupun latihan formal, penampilan BuNiNo terbilang sangat apik. Panting yang dimainkan Buzack menjadi pusat instrumen yang berhasil diiringi secara harmonis oleh para pemusik lainnya. Nissa pun piawai menyesuaikan vokal pembacaan puisinya dengan ketukan nada. Saat tempo musik makin cepat, ia pun menaikkan intensitas vokalnya.

    Tepuk tangan riuh memenuhi ruang Balairung Sari Taman Budaya begitu penampilan pertama selesai.

    "Wah, ternyata lumayan juga," komentar Nissa atas penampilan mereka sendiri, seraya mengajak rekan-rekan bermusiknya untuk bertos tangan.

    Pada penampilan kedua, BuNiNo membawakan puisi karya Nissa Rengganis sendiri yang berjudul "Apa Kabar Palestina".

    Masih terlalu pagi

    Untuk mengabarkan duka

    Air mata sore kemarin masih belum mengering

    Membasahi tanah gersang

    Tanah yang sudah dibumi-hanguskan

    Pertunjukan kedua BuNiNo ini kembali disambut dengan tepuk tangan yang tak kalah meriah.

    "Sebenarnya ini baru latihan saja, penampilannya nanti," ucap Novyandi sambil tertawa sebelum menguncupkan terima kasih dan bersiap meninggalkan panggung.

    "Mungkin dari sini kita bisa melanjutkan kolaborasi untuk penampilan berikutnya," timpal Nissa, yang juga mengaku rindu kembali tampil membaca puisi di panggung pertunjukan.

    Penampilan Nissa Rengganis bersama kelompok barunya, BuNiNo, sukses memberi warna tersendiri pada perhelatan MTN Lab Residensi & Workshop Sastra x Wabul Sawi Festival. Acara ini mengusung tema "Lapah" (Local Art and Persistence of Heritage), yang dimaknai sebagai komitmen agar sastra lokal terus tumbuh dan konsisten melestarikan warisan seni.


    Sumber:asyikasyik.com

    di dalam Berita
    Wabul Sawi Festival 15 Agustus 2026
    Share post ini

    Bagikan

    Label
    Blog-blog kami
    • Obrolan Seru (Oru)
    • Antologi Karya Nusantara
    • Malam Imaji
    • Manyoto Tangah Hari
    • Edutown Selingkung Kota
    • Berita
    • Tabu
    • Poetry Slam Banjarbaru
    Arsip
    Masuk untuk meninggalkan komentar
    Diskusi Daring MTN Lab Residensi dan Workshop Sastra Puisi
    Beranda Tentang kami Event Kebijakan Privasi
    Copyright © Wabul Sawi Festival 2026